Minggu, 23 Maret 2008

SURAT BALESAN

Tanggal: Rabu, 19 Mar 2008 14:01:30 -0700 (PDT)

Dari: "ulul azmi"

Topik: wa'alaikumussalam warohmatulloh wabarokatuh

Kepada: "Ahmad Samsul Arifin" aripin_bsi@yahoo.co.id

Wow, sebelumnya aku bingung mau gimana bales emailmu Sul. Terus terang saja, baru kali ini aku dapet email yang begini resmi (dari temen-temenku ).

Terima kasih banget doanya, semoga kamu juga demikian. Amin.

Langsung saja, pertama aku minta maaf segede-gedenya. Selama ini aku nggak pernah komunikasi lagi sama kamu. Entah kenapa aku selalu lupa kalo lagi ngenet. Atau kalaupun ingat aku males nulis email.

Aku seneng banget lho waktu liat di INBOX ada nama kamu, untung saja tadi nggak ikut ke delete sama email2 lainnya. Trus perhatianmu itu sepertinya perlu aku kasih apresiasi setinggi2nya. Nih aku kasih bunga

JAWABAN

1. Alhamdulillah, sekarang aku udah masuk kuliah. Sekarang udah semester 2. Oya, doanya biar diberi kemudahan ya....

2. Aku sekarang tinggal bareng anak2 pondok Cilacapan. Soalnya, anak Al Ishlah disini cuma 3 (aku, rio, n midah). Anak MAN3 ada 5 (aku, fais, mas tobroni, ani, n midah)

Bener sekali kamu menanyakan hal ini Sul, temen termasuk faktor yang sangat menentukan kesuksesan seseorang. Temen yang kurang baik bisanya mengganggu kekondusifan rumah (seperrti yang kamu tau, kita disini tinggalnya dirumah sewa). Ada juga temen yang mengganggu kekondusifan rumah, tapi itu merupakan hal yang wajar kalau kita hidup dalam keluarga (Kita ibaratkan temen2 kita sebagai keluarga). Sebuah keluarga pasti pernah sekali-dua mengalami konflik, bukan? Tinggal kita bagaimana menyikapinya sebagai bagian dari keluarga tersebut, betul?

3. Aku tinggal di Kairo. Kotanya Nasr Cty (Madinah Nasr). Tepatnya distrik 10 (Hay 'Asyir), di novel Ayat2 Cinta disebutkan kalo distrik10 ini merupakan tempat yang paling banyak mahasiswa Indonesianya. Memang bener, tapi sekarang banyak juga yang mulai pindah ke daerah2 lain. Seperti Tajamu' , Qotomiah, de el el....

Oya, kalo aku berangkat kuliah biasanya aku naik tramco (Len) dulu ke distrik 7. Habis itu naik bis "24 jim" (bis nomer 24 trus ada tulisan jim-nya, maksudnya jamiah/universitas).

Kalo temen2 biasanya berangkat kuliah langsung dari distrik 10, naik bis 80 coret atau kalo ada naik 65 kuning. Tapi kalo naik 80 coret n 65 kuning ini pasti penuh banget. Jadi aku lebih seneng naik 24 jim lewat distrik 7.

4. Kawin? (entar dulu Sul, aku mau bilang sesuatu ke kamu. Sepertinya kamu agak berubah, kamu agak akhi ) tau kan akhi?

Kalo rencana nikah, jujur aja udah ada. tapi entah kapan. Rencana sih kalo aku udah pinter. hehehehehe.. kalo aku udah siap tampil didepan masyarakat. gitu....

Cewek2 Indonesia disini kebanyakan udah pada punya pasangan. Trus kalo cewek2 mesir, kita gak berani macem2 (urusannya rumit).

Udah dulu ya...

Oya, sekarang rumahku udah disambung internet. Jadi aku sekarang sering online. kapan2 insya Alloh kita bisa chatting.

Wassalam.

Azmi

Senin, 17 Maret 2008

GUYONAN

Jangan Kacang?

Udin adalah salah satu penghuni base came Wasiat Jakarta yang baru satu minggu datang dari lamongan, dan pagi itu adalah jadwal udin untuk membeli lauk buat sarapan.

Udin : Bu! Beli lauk.

Penjual : Lauk apaan Dek?

Udin : Tahu goreng, sambel dan oseng kangkung.

Penjual : Ada lagi dek?

Udin : Oh ya… jangan kacangnya bu!

Penjual : … ??? (Tak lama kemudian)

Penjual : ini dek, semunya Rp. 5.000 (Lima Ribu)

Udin : Loh..??? Jangan kacangnya mana bu?!

Penjual : Jangan kacang?

Udin : Ia jangan kacang!!

Penjual : Loh,,, tadi kan bilang gak pake kacang

Udin : Eh maaf bu maksudnya sayur kacang.

Penjual : Control C D.... Capek Deh..!

By: "ASRAF"

SURAT

بسم الله الرّحمن الرّ حيم

السّلام عليكم و رحمة الله و براكاته

Segala puji bagi Allah dan Sholawat salam kepada junjungan baginda Rosulullah. Salam sejah tera kepada sobat Azmi semoga selalu dilimpahkan kesehatan, kesabaran, kekuatan dan kemudahan dalam menghadapi rintangan dan tantangan dalam berjuang di bumi Allah.

Tak terasa hampir 8 bulan lebih tak ada kabar tentangmu juga tak ada informasi mengenai dirimu. Sebenarnya banyak sekali pertanyaan yang ingin aku tanyakan baik tentang kedaan, kegiatan bahkan tentang makan dan tidurmu.,., He…… (Sok Perhatian).

1) Pertanyaan pertama "Opoto awakmu wes mulai kuliah nek Al-Azhar?”. Informasi terakhir yang aku dengar kamu masih kursus intensif persiapan masuk Al-Azhar, jawaban dari pertanyaan ini mungkin tak begitu penting bagimu tapi jangan salah jawaban itu juga mungkin tak sebegitu penting bagiku yang sampai membuat aku tak enak makan dan tak bisa tidur He,,,He,,,. Tapi mungkin dengan kau menjawab pertanyaanku yang pertama ini kau bisa membantu mengurangi sedikit rasa keinginan tahuanku tentang aktivitasmu di negeri Raja Fir'aun.

2) "Awakmu tinggal karo sopo?". Meski Cuma teman dan bukan kerabat bahkan orang dekatmu, tetapi pertanyaanku yang kedua ini seringkali muncul dipikiranku (meski gak sering-sering banget) yang kadang berkembang keluar ungkapan "Azmi saiki tinggal karo sopo yo? Dadi siji karo temen-temen Kediri opo dadi siji karo temen-temen cilacap seng brangkat bareng neng Al-Azhar???". Tapi sebenarnya inti dari pertanyaan itu adalah hanya ingin memastikan bahwa Azmi benar-benar berkumpul dengan orang-orang yang baik dan sesuai dengan kriteri dan harapan yang di inginkan.

3) "Awakmu tinggal nek endi?". Inilah perasaan ingin tahuku yang ke tiga, Meski aku nggak tahu persis seluk beluk Negri seribu menara, paling tidak aku pernah membaca sedikit tentang seluk beluk negri tempat tinggalmu sekarang ini, nama kota seperti: Kairo, nama jalan bahkan nama bus pun ada yang aku ketahui, tapi dengan dirimu menjawab pertanyaan ke tiga ini paling tidak aku bisa mencoba untuk mengira-ngira di mana kamu tinggal dan mengira-ngira posisimu dimana bahkan ketika kamu membaca tulisan ini.

4) Dah ada wacana untuk membina rumah tangga belom he,,,he,,,,. bagaimana dengan akhwat dari Indonesia atau cewek-cewek Mesir anak cucu Cleopatra. Masak gak ada yang masuk dalam kriteria. Kalo bisa aku pesen satu,, he...he.... (emangnya barang dagangan).

Meski aku tak bisa melihat ragamu, pakaianmu apalagi wajahmu bahkan matamu He.,.,., tapi aku hampir bisa memastikan bahwa kau membaca tulisanku. Seperti seorang hamba yang sholat menghadap tuhannya meski sang hamba tidak bisa melihat Allah tetapi dia punya keyakinan bahwa Allah melihatnya..

Tidak harus kau membaca surat ini apalagi membalasnya, karena mewajibkan sesuatu yang tidak wajib itu tidak boleh, tetapi fikiran dan hatimu yang terdalam pasti akan lebih bijak untuk menanggapi tulisan ini apakah harus dibaca, dibalas atau bahkan nggak usah keduanya dan langsung aja di delet itu semua terserah kamu. Yang jelas aku sudah berusaha untuk menghapus rasa penasaranku dengan menanyakannya langsung keadaan teman separjuanganku secara langsung.

Mungkin cuma inilah lembaran-lembaran dari beberapa rangkain kode yang bisa aku ketik dari sebidang papan key board yang muncul dengan bentuk sebuah susunan huruf yang kemudia membentuk kata, kalimat, paragraph dan akhirnya menjadilah sebuah tulisan yang bisa kamu baca pada saat ini.

Trimakasih atas waktu dan perhatiannya, mohon maaf atas kesalahan dan kekurangan, kalo memang ada waktu aku tunggu balasanmu.

والسّلام عليكم و رحمة الله وبراكاته